You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Puluhan Lapak Sentra Flora Semanan Rusak Parah
photo TP Moan Simanjuntak - Beritajakarta.id

Puluhan Kios di Sentra Flora Semanan Rusak Parah

Kondisi Sentra Flora Semanan (SFS) di Jalan H Asni, RT 03/03, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat memprihatinkan. Selain sepi pengunjung, puluhan kios para pedagang pohon dan tanaman hias di lokasi juga banyak mengalami kerusakan cukup parah.

Sepinya pembeli karena selain lokasinya yang terpencil juga kurang promosi

Pantauan Beritajakarta.com, 75 kios pedagang dari berbagai ukuran, hampir 90 persen berkondisi tutup. Pedagang tanaman hias yang masih terlihat berdagang hanya berjumlah sekitar 10 orang.

Beberapa fasilitas di kios pedagang seperti atap dan toilet banyak yang rusak dan nampak tak terurus. Kondisi seperti ini terjadi hampir di seluruh blok di SFS.

Kantor Kelurahan Bambu Apus Memprihatinkan

Salah seorang pedagang tanaman hias yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sepinya pengunjung di sentra flora ini telah berlangsung sejak awal pertama kali diresmikan pada 2013 lalu.

"Sepinya pembeli karena selain lokasinya yang terpencil juga kurang promosi," katanya, Selasa (23/8).

Ia menuturkan, sejak menempati kios di sentra ini, para pedagang tidak dipungut biaya sepeser pun. Namun pengunjung yang datang tak pernah dalam jumlah banyak. Kondisi diperparah dengan banyaknya fasilitas kios yang rusak selama dua tahun lamanya.

 

"Kalau sewaktu-waktu ramai itu pun ketika ada lomba burung berkicau," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12391 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1373 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1357 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1312 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1019 personBudhi Firmansyah Surapati